Kamis, 03 Juni 2021

Komputasi Paralel

 

Komputasi Modern
WIWIED WIDIYANINGSIH
TUGAS V-CLASS

 

Parallelism Concept
Parallelism Concept adalah sebuah teknik yang dapat meningkatkan kecepatan proses dengan cara memperbanyak jumlah modul perangkat keras yang dapat beroperasi secara bersamaan, disertai dengan membentuk beberapa proses yang berkerja secara bersamaan pada modul-modul perangkat keras tersebut.

Pemrosesan parallel adalah sebuah bentuk efisien pemrosesan informasi yang menekankan pada eksploitasi dari kejadian-kejadian dalam proses komputasi. Pemrosesan parallel dapat terjadi pada berbagai tingkatan level proses. Biasanya terjadi pada level yang memiliki banyak pekerjaan yaitu pada program yang menggunakan :
Multiprogramming Sebuah metode yang dilakukan dua buah program atau lebih yang dijalankan secara serentak dalam sebuah komputer, dimana konsep ini menggunakan CPU sampai proses tersebut dalam status wait atau selesai. Pada saat itu, CPU akan berada dalam kondisi idle, supaya tidak ada waktu yang terbuang maka CPU dialihkan ke proses lain, jika proses kedua selesai, maka proses pertama yang dalam status wait akan dilanjutkan.

 

Distributed Processing
Distributed Processing adalah sebuah sistem yang menggunakan banyak komputer yang terdistribusi dan terpisah secara geografis yang digunakan untuk memecahkan berbagai macam persoalan komputasi dalam skala besar

Sistem ini membuat penggunaan banyak komputer dalam suatu jaringan menjadi lebih efektif, sehingga memaksimalkan penggunaan sumber daya komputasi. Hal ini berarti bahwa setiap klien dalam jaringan dapat mengakses seluruh data dalam jaringan tersebut, dan juga menjalankan program komputer dalam jaringan baik server maupun klien.


Karakteristik Distributed Processing

Kumpulan dari data logik yang digunakan bersama-sama.

·         Data di bagi menjadi beberapa fragment.

·         Fragment mungkin mempunyai copy ( replika ).

·         Fragment / replika nya di alokasikan pada yang digunakan.

·         Setiap site berhubungan dengan jaringan komunikasi.

·         Data pada masing-masing site dibawah pengawasan DBMS.

·         DBMS pada masing-masing site dapat mengatasi aplikasi lokal, secara otonomi.

·         Masing-masing DBMS berpastisipasi paling tidak satu global aplikasi

 

Architectural Parallel Computer

Architectural Parallel Computer adalah sebuah metode yang mengendalikan seluruh sumber daya untuk mengoptimalkan performa dan kemampuan program dalam batas yang diberikan teknologi dan biaya pada waktu tertentu. Metode ini menambahkan dimensi baru dalam pengembangan sistem komputer dengan menggunakan banyak prosesor.

Architectural Parallel Computer sebenarnya memiliki banyak pengertian, salah satunya yang dijelaskan dalam taksonomi Flynn, ia membaginya menjadi 4, yaitu:

·         SISD

Merupakan sebuah arsitektur komputer yang hanya mengeksekusi satu aliran instruksi dalam satu siklus dan hanya menggunakan satu aliran data sebagai input pada setiap siklus.

·         SIMD

Merupakan sebuah arsitektur komputer yang seluruh unit pemrosesannya mengeksekusi satu instruksi pada satu siklus dan setiap unit ini dapat mengoperasikan elemen data yang berbeda. Arsitektur ini cocok untuk menyelesaikan masalah khusus seperti pemrosesan grafis atau gambar.

·         MISD

Merupakan salah satu tipe arsitektur komputer parallel yang menggunakan banyak unit pemrosesan yang mengerjakan aliran data tunggal secara mandiri melalui jalur aliran instruksi yang terpisah.

·         MIMD

Merupakan salah satu tipe arsitektur komputer parallel yang menggunakan sejumlah prosesor yang berfungsi secara asinkronus dan mandiri. Dimana setiap prosesor yang berbeda dapat mengeksekusi instruksi yang berbeda juga dalam data yang berbeda.

 

Konsep Dasar Thread Programming

Konsep Dasar Thread Programming unit dasar dari penggunaan CPU, thread mengandung Thread ID, program counter, register set, dan stack. Sebuah Thread berbagi code section, data section, dan sumber daya sistem operasi dengan Thread lain yang dimiliki oleh proses yang sama. Thread juga sering disebut lightweight process. Sebuah proses tradisional atau heavyweight process mempunyai thread tunggal yang berfungsi sebagai pengendali. Perbedaan antara proses dengan thread tunggal dengan proses dengan thread yang banyak adalah proses dengan thread yang banyak dapat mengerjakan lebih dari satu tugas pada satu satuan waktu. Banyak software yang berjalan pada PC modern didesain secara multithreading. Sebuah aplikasi biasanya diimplementasi sebagai proses yang terpisah dengan beberapa thread yang berfungsi sebagai pengendali. Contohnya sebuah web browser mempunyai thread untuk menampilkan gambar atau tulisan sedangkan thread yang lain berfungsi sebagai penerima data dari network.

Kadang kala ada situasi dimana sebuah aplikasi diperlukan untuk menjalankan beberapa tugas yang serupa. Sebagai contohnya sebuah web server bisa mempunyai ratusan klien yang mengaksesnya secara concurrent. Kalau web server berjalan sebagai proses yang hanya mempunyai thread tunggal maka ia hanya bisa melayani satu klien pada pada satu satuan waktu. Bila ada klien lain yang ingin mengajukan permintaan maka ia harus menunggu sampai klien sebelumnya selesai dilayani. Solusinya adalah dengan membuat web server menjadi multithreading. Dengan ini maka sebuah web server akan membuat thread yang akan mendengar permintaan klien, ketika permintaan lain diajukan maka web server akan menciptakan thread lain yang akan melayani permintaan tersebut.

 

Java mempunyai pengunaan lain dari thread. Perlu dikeahui bahwa java tidak mempunyai konsep asynchronous. Sebagai contohnya kalau program java mencoba untuk melakukan koneksi ke server maka ia akan berada dalam keadaan block state sampai koneksinya jadi(bisa dibayangkan apa yang terjadi apabila servernya mati). Karena java tidak memiliki konsep asynchronous maka solusinya adalah dengan membuat thread yang mencoba untuk melakukan koneksi ke server dan thread lain yang pertamanya tidur selamabeberap waktu(misalnya 60 detik) kemudian bangun. Ketika waktu tidurnya habis maka ia akan bangun dan memeriksa apakah thread yang melakukan koneksi ke server masih mencoba untuk melakukan koneksi ke server, kalau thread tersebut masih dalam keadaan mencoba untuk melakukan koneksi ke server maka ia akan melakukan interrupt dan mencegah thread tersebut untuk mencoba melakukan koneksi ke server.

 

Konsep Dasar Massage Passing, OpenMP

Message Passing
Message passing itu adalah teknik untuk mengatur suatu alu komunikasi messaging terhadap proses pada sebuah sistem. Suatu proses mengirimkan message yang mewakili suatu request, Message di sampaikan ke penerima yang kemudian memproses request tsb dan mengirim pesan balasan. Kemudian, balasan tersebut memicu request lainnya, yang berlanjut pada balasan berikutnya dan seterusnya. Operasi dasar yang dibutuhkan untuk mendukung paradigma message passing adalah send dan receive. Jadi Message Passing ini bentuk komunikasi yang digunakan oleh komputasi parallel yang udah kita bahas sebelumnya. Objek dalam message passing di distribusikan menggunakan metode sistem remote doa seperti : ONC RPC , CORBA , Java RMI , DCOM , SOAP , . NET Remoting , CTO , QNX Neutrino RTOS , OpenBinder , D-Bus , Unison RTOS.

openMP(Open Multi Processing)
OpenMP adalah sebuah antarmuka pemrograman aplikasi (API) yang mendukung multi processingshared memory pemrograman di C, C++ dan Fortran pada berbagai arsitektur, termasuk Unix dan Microsoft Windows platform. OpenMP Terdiri dari satu set perintah kompiler,perpustakaan rutinitas, danvariabel lingkungan yang mempengaruhi run-time. Banyak Aplikasi dibangun dengan model hibrida pemrograman paralel dapat dijalankan pada komputer cluster dengan menggunakan OpenMP dan Message Passing Interface (MPI), atau lebih transparan dengan menggunakan ekstensi OpenMP non-shared memory systems. OpenMP dikelola oleh nirlaba teknologi konsorsium OpenMP Arsitektur Review Board (ARB atau OpenMP), bersama-sama didefinisikan oleh sekelompok perangkat keras komputer utama dan vendor perangkat lunak, termasuk AMD , IBM , Intel , Cray , HP , Fujitsu , Nvidia , NEC , Microsoft , Texas Instruments , Oracle Corporation , dan banyak lagi.

Konsep Dasar Pemrograman CUDA GPU

Pada tahun 2003, tim peneliti yang dipimpin oleh Ian Buck meluncurkan Brook, model pemrograman pertama yang diadopsi secara luas untuk memperluas C dengan konstruksi data-paralel. Buck kemudian bergabung dengan Nvidia dan memimpin peluncuran CUDA pada tahun 2006, solusi komersial pertama untuk komputasi tujuan umum pada GPU. 

CUDA adalah platform komputasi paralel dan model pemrograman yang dikembangkan oleh Nvidia untuk komputasi umum pada GPU-nya sendiri (unit pemrosesan grafis). CUDA memungkinkan pengembang untuk mempercepat aplikasi intensif komputasi dengan memanfaatkan kekuatan GPU untuk bagian komputasi yang dapat diparalelkan. 

Meskipun telah ada API lain yang diusulkan untuk GPU, seperti OpenCL, dan ada GPU kompetitif dari perusahaan lain, seperti AMD, kombinasi CUDA dan Nvidia GPU mendominasi beberapa area aplikasi, termasuk pembelajaran dalam, dan merupakan dasar untuk beberapa komputer tercepat di dunia.

 GPU CUDA dan Nvidia telah diadopsi di banyak area yang membutuhkan kinerja komputasi floating-point yang tinggi, seperti yang dirangkum secara gambar pada gambar di atas. Daftar yang lebih komprehensif meliputi:

  1. Keuangan komputasi
  2. Pemodelan iklim, cuaca, dan lautan
  3. Ilmu data dan analitik
  4. Pembelajaran mendalam dan pembelajaran mesin
  5. Pertahanan dan kecerdasan
  6. Pabrikan / AEC (Arsitektur, Teknik, dan Konstruksi): CAD dan CAE (termasuk dinamika fluida komputasi, mekanika struktural komputasi, desain dan visualisasi, dan otomatisasi desain elektronik)
  7. Media dan hiburan (termasuk animasi, pemodelan, dan rendering; koreksi warna dan manajemen butir; penggabungan; penyelesaian dan efek; pengeditan; penyandian dan distribusi digital; on-air grafis; on-set, ulasan, dan alat stereo; dan grafik cuaca)
  8. Pencitraan medis
  9. Minyak dan gas
  10. Penelitian: Pendidikan tinggi dan superkomputer (termasuk kimia komputasi dan biologi, analitik numerik, fisika, dan visualisasi ilmiah)
  11. Keselamatan dan keamanan
  12. Alat dan manajemen

 

 

 

 

Minggu, 21 Maret 2021

Tugas 1 - Konsep Data Mining

 KONSEP DATA MINING


 Alzahabighalih
 50417582
 4IA23

 


1.Sumber Jurnal

Heri Susanto, 
Sudiyatno, 2014 Jurnal Pendidikan VokasiJurnal Pendidikan Vokasi, Vol 4, Nomor 2, Juni 2014DATA MINING UNTUK MEMPREDIKSI PRESTASI SISWA BERDASARKAN SOSIAL EKONOMI, MOTIVASI, KEDISIPLINAN DAN PRESTASI MASA LALU, Yogyakarta, SMK Negeri 4 Surakarta, Universitas Negeri Yogyakarta.

               


2.Tahap-Tahap

1. Tipe Data 


            Memeriksa tiap variabel independen menggunakan uji chi-square, menentukan variabel independen mana yang paling sig-nifikan, membagi data menggunakan kategori variabel independen
            Membentuk model hubungan antara variabel terikat (dependen) dengan satu atau lebih variabel bebas (inde-penden). Menyatakan suatu parameter yang dibuat sebagai kriteria dalam pembentukan tree. Salah satu atribut yang merupakan atributyang menyatakan data solusi per-item data yang disebut dengan target atribut. Terhadap keseluruhan data yang diteliti yang berjumlah 416 siswa, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis prediksi menggunakan decision tree algoritma J48 memiliki akurasi sebesar 95,7%, sedangkan analisis prediksi menggunakan CHAID memiliki tingat akurasi 82,1% dan analisis regresi ganda menghasilkan tingkat signifikansi sebesar 90,6%.

2. Preprocessing 

    
        Dilakukan proses
cleaning pada data yang menjadi fokus KDD. Proses cleaning mencakup antara lain mem-buang duplikasi data, memeriksa data yang inkonsisten, dan memperbaiki kesalahan pada data, seperti kesalahan cetak (tipografi); Transformation, coding adalah proses trans-formasi pada data yang telah dipilih, sehingga data tersebut sesuai untuk proses data mining

3. Task Mining

             Pembelajaran secara positif disiplin memberi dukungan lingkungan yang tenang dan tertib bagi proses pembelaja-ran, disiplin merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja karena kesadaran pentingnya norma, aturan, kepatuhan dan ketaatan merupakan kesuksesan seseorang.

4. Hasil

            Pendidikan merupakan salah satu faktor kemajuan dan kemandirian bangsa. Semakin maju pendidikan suatu bangsa, maka akan se-makin maju dan mandiri bangsa tersebut. Dan hasil penelitian berdasarkan tahapan-tahapan proses dalam KDD (Knowledge Data Discovery) sebagai berikut: (1) Data Selection, tahapan ini dilakukan untuk memilih data yang sesuai dengan variabel yang dibutuhkan dalam penelitian. Caranya adalah dengan memilih atau menentukan atribut-atribut data mana yang akan digunakan dalam penelitian dari sekelompok data operasional yang ada. Salah satunya adalah menentukan atribut-atribut un-tuk variabel Sosial Ekonomi Orang Tua yang diambil dari data operasional yaitu Data Priba-di Siswa yang ada di BP/BK sekolah; (2) Pre-processing/Cleaning, proses cleaning tersebut dilakukan terhadap keseluruhan data yang diteliti yang berjumlah 416 siswa. Setelah di-lakukan proses cleaning data sejumlah 416, di-hasilkan data bersih sebanyak 346 record data yang digunakan untuk proses analisis berikut-nya; (3) Transformation, tahap ini menghasil-kan satu recordset data yang siap untuk analisis data; (4) Analisis data.

5. Tools

            Framework untuk mengaplikasikan data mining pada penelitian tanah nasional diusulkan meliputi pengemban-gan database tanah, seleksi dataset, aplikasi al-goritma, dan penyajian dan interpretasi hasil

 
Kesimpulan

        Berdasarkan analisis data menggunakan decision tree data mining untuk memprediksi prestasi belajar siswa berdasarkan status sos-ial ekonomi orang tua, motivasi, kedisiplinan siswa dan prestasi masa lalu menggunakan metode data mining
 
-
variabel motivasi adalah variabel yang menentukan potensi seorang siswa berha-sil atau tidak prestasi belajarnya di waktu yang akan datang.

-
Hasil akurasi klasifikasi menggu-nakan metode CHAID dengan data yang sama memperoleh hasil rata-rata prediksi 82,1. Hal ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil kla-sifikasi menggunakan metode CHAID tersebut memiliki tingkat akurasi yang tergolong baik

disimpulkan bahwa penggunaan metode data mining dengan algoritma decision tree memiliki tingkat akurasi yang lebih baik

 

 

 

 

 

 

 

Selasa, 03 November 2020

Vclass-m5-Peng_bisnis_informatika

 

Proses Pendirian Pendirian Usaha

PT. Semen Indonesia

 

A.     Sejarah Singkat PT. Semen Indonesia

Semen Indonesia Tbk (dahulu bernama Semen Gresik Tbk) (SMGR) didirikan 25 Maret 1953 dengan nama “NV Pabrik Semen Gresik” dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 07 Agustus 1957. Kantor pusat SMGR berlokasi di Jl. Veteran, Gresik 61122, Jawa Timur dan kantor perwakilan di Gedung The East, Lantai 18, Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Kuningan, Jakarta 12950 – Indonesia. Pabrik semen SMGR dan anak usaha berada di Jawa Timur (Gresik dan Tuban), Indarung di Sumatera Barat, Pangkep di Sulawesi Selatan an Quang Ninh di Vietnam.

Pemegang saham pengendali Semen Indonesia (Persero) Tbk adalah Pemerintah Republik Indonesia, dengan persentase kepemilikan sebesar 51,01%.                       Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan SMGR meliputi berbagai kegiatan industri. Jenis semen yang hasilkan oleh SMGR, antara lain: Semen Portland (Tipe I, II, III dan V), Special Blended Cement, Portland Pozzolan Cement, Portland Composite Cement, Super Masonry Cement dan Oil Well Cement Class G HRC.

B.     Proses Singkat PT. Semen Indonesia 

·        Pada  Tahun  1969

PT.  Semen  Indonesia  menjadi  BUMN  pertama  yang berubah  menjadi  PT  (Perseroan)  yaitu  pada  tanggal  24  Oktober  1961.  Perluasan kedua  dilaksanakan  pada  bulan  Desember  1970.  Perluasan  tersebut  bertujuan untuk   meningkatkan   kapasitas   produksi   menjadi   500.000   ton/tahun   dengan menambah tanur pembakaran beserta perangkat lainnya. Perluasan ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 10 Juli 1972.

·        Pada Tahun 1976

Pada awal 1976 pabrik ini mengalami perluasan ketiga. Berbeda dengan unit pabrik lama yang menggunakan proses basah, perluasan ketiga ini membangun unit pabrik baru yang menggunakan proses kering. Perluasan ini dengan menambahkan dua buah tanur pembakaran beserta perlengkapannya. Setiap tanur pembakaran unit yang baru ini mempunyai kapasitas produksi 500000 ton/tahun sehingga total kapasitas Pabrik Semen Indonesia menjadi 1.500.000 ton/tahun. Pelaksanaan perluasan ketiga ini terselesaikan pada akhir tahun 1978. Pabrik proses kering diresmikan pada tanggal 2 Agustus 1979 oleh menteri perindustrian AR. Soehot.

·        Pada Tahun 1990

tahun  1990  PT  Semen  Indonesia  (persero),  Tbk  mengembangkan pabrik   di   Tuban   dengan   sumber   dana   dari   penjualan   sahamnya   di   Semen Cibinong,  penjualan  saham  di  bursa  serta  dana  sendiri  dengan  melakukan  kerja sama dengan Fuller Internasional. Pada tahun 1994 pabrik unit 1 di Tuban dengan kapasitas  2,3  juta  ton/tahun  diresmikan  oleh  Presiden  Soeharto  pada  tanggal  26 September 1994 sehingga kapasitas total menjadi 4,1 juta ton/tahun.

·        Pada Tahun 1999

Sejak  tanggal  31  Januari  1999  kepemilikan  saham  PT  Semen  Indonesia (Persero),  Tbk  berubah  di  mana  pemerintah  RI  mempunyai  saham  51,01%, masyarakat 23,46%, dan Cemex 25,53% Blue  Valley  Holding  PTE  Ltd  yang  berkantor  di  Singapura  merupakan salah satu perusahaan Rajawali Grup pada tanggal 27 Juli 2006 membeli 24,90% (147.694.848  lembar)  saham  Semen  Indonesia  yang  dimiliki  Cemex.  Komposisi kepemilikan  saham  berubah  menjadi:  Pemerintah  51,01%,  masyarakat  24,09% dan Blue Valley Holding PTE  Ltd 24,90%. Seiring dengan pelaksanaan Program Pembelian kembali saham perseroan maka komposisi kepemilikan saham pada 31 Desember  2008  berubah  menjadi  Negara  RI  51,59%,  Blue  Valley  Holding  Pte. Ltd 25,18%, dan masyarakat 23,23%.  Ruang lingkup kegiatan perseroan dan anak perusahaan meliputi berbagai kegiatan  industri,  namun  kegiatan  utamanya  adalah  dalam  sektor  industri  semen. Lokasi  pabrik  berada  di  Gresik  dan  Tuban,  Jawa  Timur,  Indarung  di  Sumatera Barat  serta  Pangkep  di  Sulawesi  Selatan.  Hasil  produksi  Perseroan  dan  anak perusahaan dipasarkan di dalam dan ke luar negeri.

 

 

PT. Panorama Sentrawisata

 

C.         C.Sejarah Singkat PT. Panorama Sentrawisata

Sejarah dimulai saat PT Indonesian Paradise Property Tbk memulai langkah pertama berbisnis property dengan membangun HARRIS Hotel Tuban Bali pada 2001. Saat itu kami meramalkan akan adanya perubahan gaya hidup konsumen untuk traveling dan kami segera memfokuskan bisnis pada property spesifik seperti perhotelan, pusat belanja dan apartemen. Kami terus mencari ide dan konsep berdasarkan inovasi dan kreativitas dalam menghadirkan iconic lifestyle destination di setiap lokasi.

PT Indonesian Paradise Property Tbk menetapkan sejarah berikutnya. Melalui anak perusahaannya PT Indonsian Paradise Island, perusahaan membangun kawasan Sahid Kuta Lifestyle Resort, termasuk beachwalk Shopping Center dan Sheraton Bali Kuta Resort pada 2012. Posisi bisnis sebagai perusahaan pengembang mixed-use property semakin menguat setelah kami mengakuisisi sebagian saham PT Plaza Indonesia Realty Tbk pada 2015.

Pada tahun 2017, kami berkolaborasi dengan BINUS Bandung meresmikan 23 Paskal Shopping Center melalui PT Mitra Perdana Nuansa, salah satu anak perusahaan kami. Selain menjadi pusat perbelajaan, bangunan mixed-use yang ikonik ini juga berfungsi sebagai tempat komunitas berkumpul dan memberikan kontribusi positif bagi kota Bandung.

D.    Proses Singkat PT. Panorama Sentrawisata

·        2 Laporan  Tahunan  2017  PT  Indonesian  Paradise  Property  Tbk  ini  diterbitkan  sesuai  Peraturan  Otoritas  Jasa  Keuangan  Nomor  29/POJK.04/2016  tanggal  29  Juli  2016  tentang  Laporan  Tahunan  Emiten  atau  Perusahaan Publik, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/SEOJK.04/2016 Tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten Atau Perusahaan Publik, serta Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor Kep-306/BEJ/07-2004 tentang Peraturan Nomor I-E mengenai Kewajiban Penyampaian Informasi.

·        Tujuan  utama  penyusunan  Laporan  Tahunan  PT  Indonesian  Paradise  Property  Tbk  Tahun  2017  adalah  meningkatkan keterbukaan informasi Perseroan yang ditunjukkan dalam lingkup eksternal dan internal. Selain itu, Laporan Tahunan ini juga memberikan gambaran kinerja serta pengelolaan Perseroan selama 1  (satu)  tahun  beroperasi  di  tahun  2017  serta  perbandingannya  dengan  tahun  2016.  Melalui  terbitnya  laporan  ini,  diharapkan  seluruh  Pemangku  Kepentingan  memperoleh  informasi  yang  memadai  terkait  kebijakan serta pencapaian Perseroan selama tahun 2017.

 

 

 

·        Laporan  Tahunan  2017  PT  Indonesian  Paradise  Property  Tbk  disajikan  dalam  dua  bahasa  yaitu  Bahasa  Indonesia  dan  Bahasa  Inggris  dengan  menggunakan  jenis  dan  ukuran  huruf  yang  mudah  dibaca  dan  dipahami serta dicetak dengan kualitas baik. Sistem penulisan angka dalam semua tabel di dalam Laporan Tahunan ini menggunakan sistem penulisan angka dalam Bahasa Indonesia.